28.1.11

Proses Pengambilan Keputusan

Pada akhir-akhir ini kita kembali di hebohkan dengan tersangka mafia pajak Gayus Tambunan. Ya,Gayus akhirnya divonis 7 tahun penjara , sangat jauh dari tuntutan jaksa yang menjatuhkan hukuman pada Gayus 20 tahun penjara. Nah Sebenarnya di dalam persidangan ada seorang Hakim yang akan mengambil suatu keputusan. Tapi sebelumnya saya akan menjabarkan pengertian dari pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan adalah
proses pemilihan alternatif solusi untuk suatu masalah. Dalam Proses Pengambilan Keputusan, masalah adalah sesuatu kondisi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan pemecahannya, masalah terbagi atas:
• Masalah yang harus segera dipecahkan, misalnya dalam keadaan tanggap bencana, pemerintah daerah harus memutuskan apakah akan menganjurkan penduduk untuk mengungsi atau tidak.
• Masalah yang sulit dipecahkan. Biasanya, masalah yang sulit dipecahkan mengandung banyak trade-off atau konflik kepentingan. Misalnya, dalam sebuah tim pengembangan produk, jika akan memproduksi produk dengan kualitas tinggi maka biaya produksinya juga akan mahal, sedangkan konsumen menghendaki produk yang berkualitas tinggi dengan harga yang wajar.
• Masalah yang tidak dapat dipecahkan. Biasanya suatu masalah belum dapat dipecahkan karena kurangnya informasi yang melingkupinya. Kondisi ini hampir sama dengan masalah yang sulit dipecahkan. Namun dengan penggunaan metode analisis masalah yang tepat, pemecahannya akan menjadi lebih mudah.
Semua masalah membutuhkan pemecahan. Dalam hal ini berarti dibutuhkan proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan artinya menentukan alternatif terbaik dari beberapa alternatif yang mungkin dilakukan untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi.


Jenis Keputusan
Terdapat beberapa jenis keputusan dalam proses pengambilan keputusan.Berdasarkan keputusan yang harus diambil oleh level manajemen di perusahaan jenis keputusan terdiri atas:
1. Keputusan Strategis, adalah keputusan yang dibuat oleh manajemen puncak dalam sebuh perusahaan.

2. Keputusan taktis, adalah keputusan yang dibuat oleh manajemen menengah

3. Keputusan operasional, adalah keputusan yang dibuat oleh tingkat manajemen yang paling bawah, misalnya operator mesin di lantai produksi.
Berdasarkan tersedianya pemecahan masalah, jenis keputusan yang biasanya muncul adalah:
• Keputusan Terprogram. Keputusan ini berkaitan dengan kebiasaan, aturan, dan prosedur. Dalam hal ini kondisi yang dihadapi semuanya dapat diketahui dengan pasti.
• Keputusan tidak terprogram. Keputusan tidak terprogram ini adalah keputusan yang tidak mempunyai suatu aturan yang baku, tergantung pada jenis masalahnya. Biasanya, masalah yang membutuhkan keputusan tidak terprogram ini terjadinya tidak dapat diprediksi.
• Keputusan tidak terstruktur.disebut tidak terstruktur karena tidak diketahui pemecahannya karena ketidakjelasan masalahnya.

Langkah Pengambilan Keputusan
Secara umum, langkah-langkah dalam proses pengambilan keputusan adalah sebagai berikut:
• Proses identifikasi atau perumusan persoalan keputusan. Identifikasi masalah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Penggunaan seven tools dalam manajemen biasanya dapat membantu proses identifikasi ini.
• Penetapan parameter dan variabel yang merupakan bagian dari sebuah persoalan keputusan. Biasanya pemecahan masalah yang menggunakan model matematika sangat memerlukan adanya variabel yang terukur.
• Penetapan alternatif-alternatif pemecahan persoalan. Alternatif pemecahan masalah didapatkan dari analisis pemecahaan masalah.
• Penetapan kriteria pemilihan alternatif untuk mendapatkan alternatif yang terbaik. Biasanya kriteria pemilihan ini didasarkan pada pay off atau hasil dari keputusan.
• Pelaksanaan keputusan dan evaluasi hasilnya. Tahap ini disebut tahap implementasi, dimana alternatif solusi yang terpilih akan diterapkan dalam jangka waktu tertentu dan setelah itu akan dievaluasi hasilnya berdasarkan peningkatan atau penurunan pay off atau hasil.
Kesimpulan : Dari poin-poin diatas dapat kita ketahui bahwa dalam proses pengambilan keputusan hendaknya di awali dengan jenis keputusan yang akan diambil, setelah kita mengetahui jenisnya barulah kita tentukan langkah pengambilan keputusan yang meliputi proses identifikasi, penetapan parameter, alternatif, kriteria serta mengevaluasi hasilnya atau disebut tahap implementasi. Sehingga pada akhirnya terciptalah sebuah keputusan yang adil dan menguntungkan kedua belah pihak. Jika manajemen organisasi seperti itu seharusnya tidak ada lagi penyelewengan kekuasaan dalam pengambilan keputusan seperti kasus Gayus tersebut. Semoga pemegang kekuasaan pengambilan keputusan seperti Pengadilan atau Mahkamah Agung hendaknya perlu membangun sistem pengambilan yang terbaik demi terciptanya rasa keadilan bagi seluruh warga negara.

26 komentar:

Djangan Pakies mengatakan...

Ternyata rumit juga ya Kang menjadi seorang Hakim. dan tentunya lebih rumit lagi kelak di hari akhir karena tugas seorang Hakim harus menegakkan keadilan. Bagaimana sang hakim bisa nyaman kalo keputusannya tidak berasarkan kebenaran

Ahmad'z mengatakan...

@djangan pakies: yupz betul mas,, sangat rumit dibuthkan niat yg ikhlas serta perjuangan ekstra karena kiri-kanan siap menghadang,,thx kunjungannya^^

Go-blogg mengatakan...

HHe hhe,pasti melelahkan banget tuch HAkim..
apa lagi kalau terdakwanya kelas kakap..
makasih infonya ka...

Lily Kasim Personal Blog mengatakan...

decision support pake program artificial network bagus : cuma: yes or no, nol ama satu aja...wkwkwk...

Ahmad'z mengatakan...

@go-blogg: Hakimnya lelah, tapi gajinya ga lelah,,hehe ngalir teyuzz,,,sama" makasih kunjungannya,

Ahmad'z mengatakan...

@lily: haha,,0 1 jayak biner aj,,hihi^^

ratansolomj9 mengatakan...

Selamat siang, kunjung balik dan salam kenal ...

Salam sukses selalu

Hariyanti Sukma mengatakan...

duh ..... ndak ngerti yang gini2an deh....

wits mengatakan...

Amin, semoga ya..
thanks udah di follow, saya follow balik no.101

Ahmad'z mengatakan...

@ratansolomj9: iya salam kenal juga,,^^
@Mbak Sukma: Hehe emang agak berat sih mbak tapi ni lagi cari nilai mbak sama dosenku,,:)
@wits: oke makasih ya wits,,,^^

Sya mengatakan...

Nice info. Btw, fontnya kecil ya, jadi agak susauh bacanya. Hehehe

Cara Setting User Agent mengatakan...

hmm, memang butuh pertimbangan dalam ngambil keputusan.. meskipun keputusan intinya hanya ada 2 macam makasih infonya,
gakmau jadi hakiim , atuut -kabuur- :D

iam mengatakan...

Nice post sob. Sangat membantu saya :D
Thank's bro :)

Ahmad'z mengatakan...

@sya: Hahaha berhubung sy orgnya kecil jd,kecil deh font'a,,^^
@cara setting: kok kabur khan gede loh gajinya,,
@iam: sama" iam,,makasih kunjungannya,:)

Syaifullah Arifin mengatakan...

Sepertinya saat ini sudah sobat ku...
Link mu sudah aku pasang...

Lidya mengatakan...

maaf baru mampir nih,salam buat Om Ahmad dari Pascal :)

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

gak pake pohon distribusi probabilitas kang.. ? hehehe

Kelpo mengatakan...

Wah lengkap infonya. Kenapa ya Gayus cuma dapat 7 tahun penjara ?

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

pusing aku klo cerita soal gayus ini...soalnya terlihat jelas betapa bobroknya penegakan hukum di negara ini. oya aku udah follow balik kawan. tengqiu perimat.

Danu Akbar mengatakan...

setuju sama komen yang diatas saya.
udah geram banget saya liat gayus.

moenas mengatakan...

pasti yg jadi hakim die puyeng tuh soalnyakn emang lg disoroti banget tuh..

situsonline mengatakan...

Mengambil keputusan memang tidak sembarangan ya,sementara kita masyarakat ada baiknya mafia pajak di hukum seumur hidup.heheh

r10 mengatakan...

rumit sekali dlm mengambil keputusan, bagi hakim dlm mengambil keputusan juga harus melihat rasa keadilan masyarakat

masyarakat akan melihat, kenapa koruptor indonesia di hukum ringan plus dapat remisi, sedang koruptor di amerika dihukum berat, bahkan di china dihukum mati

Soccer/足球新闻 mengatakan...

ini teori menarik dipandang dari sudut mana dan untuk apa? jika keputusan salah berpengaruh pada kebijakan nantinya.... nice post Gan

lowongan kerja terbaru mengatakan...

gitu ya cara pengambilan keputusan jadi makin menambah perbendaraan bahan .......

I F mengatakan...

nice post dan kren kang , ditunggu update-nya tentang pengambilan keputusan

Posting Komentar

Diwajibkan untuk berkomentar untuk perkembangan blog ini tapi asal sopan dan membangun ya ok??